Syakarat dan Yaumul Hisab   Leave a comment

Surat al-Qiyamah

22. Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri.

23. kepada Tuhannyalah mereka melihat.

24. dan Wajah-wajah (orang kafir) pada hari itu muram,

25. mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang Amat dahsyat.

26. sekali-kali jangan. apabila nafas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan,

27. dan dikatakan (kepadanya): “Siapakah yang dapat menyembuhkan?”,

28. dan Dia yakin bahwa Sesungguhnya Itulah waktu perpisahan (dengan dunia),

29. dan bertaut betis (kiri) dan betis (kanan)

30. kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu dihalau.

Ya Rabb…..

ketika saya baca ayat dari surat al-Qiyamah ini, rasanya merinding sekali. Saya membayangkan betapa dahsyatnya hari syakaratul maut dan kiamat.  Ayat 22-24 ini perbedaan yang akan dirasakan oleh seorang yang taat dan yang durhaka kepada Allah. Kita masuk kepada kelompok yang mana?.

Bayangkan ketika semua manusia dari sejak zaman Ayah kita nabi Adam sampai nanti zaman akhir hayat manusia, dikumpulkan untuk mempertanggungjawabkan amalannya ketika di dunia..

Ya Allah dahsyatnya Yaumul Qiyamah itu… semoga kita termasuk orang yang wajahnya berseri-seri ketika menghadapi Yaumul Hisab

Ayat 26-29 menceritakan dahsyatnya syakaratul maut…..mungkin tidakk pernah membayangkan dari kata-kata di surat al Qiyamah ini. Apabila nafas telah terdesak ke kerongkongan, disini taubat sudah tidak berguna…dan nanti dikatakan siapa yang akan menyembuhkan mu, ketika dalam kondisi seperti ini., Mungkin keluarga hanya bisa menangis dan membacakan kalimat tahlil..Laailahai lla Allah……

Kita yakin ketika keadaan mencekam ini “ ternyata inilah waktu perpisahan dengan dunia yang fana. Dunia yang begitu banyak orang sanjung, mati-matian demi uang, berani menentang Allah… tapi ketika keadaan seperti itu yang ada hanya penyesalan yang datang.

Saking dahsyatnya syakarat, betis kaki pun bertautan padahal kalau kita lakukan sekarang susah sekali. Tetapi ketika syakarat betis yang tadinya keras menajdi lunak saling beratutan….

Ya Rabbi kami ingin menjadi orang yang ketika syakarat dan menghadapi hari pembalasan kami ingin semuanya dimudahkan. Janganlah kami menyesal ketika sudah terlambat.. Amiin.

penyesalan di dunia masih bisa di perbaiki tetapi menyesal di akhirat tiada guna…

Posted April 30, 2012 by sunandarajang in Uncategorized

Tagged with

“Sebongkah Semangat Untuk Selembar Akte”   2 comments

GambarDalam episode Orang Pingiran di TransCorp,dengan judulnya “Sebongkah Semangat Untuk Selembar Akte” saya melihat seorang nenek tinggal dengan cuucnya. Ibu dah ayahnya meninggalkan dia untuk pergi ke Jakarta dengan niat mencari kerja. Dimuali dengan perkenalan yaahh Nama nenek tangguh itu namanya Surti (pembuat besek, pengeruk pasir dan pemecah batu tapi masih ada kerjaan serabutan lainya. dan cucunya yang sangat sholeh, pintar dan tangguh pula namanya Diki kelas 6 SD. Yang membuat saya miris mereka bekerja banting tulang hanya untuk mendapatkan akte kelahiran Diki sebagai Syarat untuk bisa ikut Ujian Nasional. Akte Kelahiran mungkin kalau kita Tanya pada diri kita, Dimana akte kelahiran kita sekarang ? mungkin ada yang menjawab “ saya ga tahu, mamah yang nyimpan”. Tapi bagi seorang anak tangguh akte merupakan sebuah harapan untuk bisa sukses dalam pendidikan dan dapat memebantu nenek yang telah membesarkannya ketika dia sudah bisa kerja yang lebih baik. Ketika cucunya lagi belajar nenek bertanya “ Diki yang rajin belajarnya agar bisa lulus ujian. “ nenek tapi harus ada syaratnya klau nenek ingin lihat saya lulus, saya harus punya akte kelahiran kalau tidak punya akte tidak bisa ikut ujian” ujar Diki. Nenek hanya bisa mengelus dada dan bilang ke sang cucu tercinta “ sabar yang nak nenek harus bekerja dan mengumpulkan uang sebesar Rp 160.000. Semahal itukah akte kelahiran bagi seorang warga miskin untuk makan aja susah ini harus membuat akte dengan harga yang begitu tinggi. Kerjaan nenek tiap hari pagi-pagi mengayam besek bambu dengan harga RP.50 per pasang dalam seminggu hanya bisa dapat 100 pasang, berarti seminggu hanya dapat RP.5000 itupun kalau laku. Siang mengeruk pasir , sore memecahkan batu dengan dibantu oleh Diki. Mereka tidak peduli tanagn ke gores pisau atau terkena ayaman bambu, terik matahari , hujan deras, rasa malu dan sebagainya yang peting Akte Kelahiran harus bisa dibuat. Dalam hati nenek semoga usahanya ini tidak sia-sia agar cucunya bisa menjadi anak sukses, sholeh dan pintar. Diki berharap ketika sudah kerja harus bisa membuat rumah layak bagi nenek, membahgiakan nenek. Kalau kita bertanya pada diri kita. Bisakah kita hidup seperti mereka. Bersyukurlah kita semua yang telah diberikan nikmat lebih oleh Allah. Bantulah sesama yang memerlukan.

Posted April 9, 2012 by sunandarajang in Uncategorized

Tagged with

NIAT   3 comments

JAGA NIAT!!!!!!!

Semua pekerjaan yang kita lakukan akan ada balasanya.Kita berbuat baik pasti akan dibalas dengan kebaikan tentunya bukanya hanya dari manusia tetapi dari Allah SWT balasan yang lebih besar.Jika kita berbuat maksiat maka pasti ada balasanya pula.seperti pepatah sunda “mun urang melak bonteng moal jadi pare,mun urang melak pare moal jadi bonteng” (waduhh pasti ada yang g ngerti bahasanya).klau kita menanam tumbuhan pasti akan memane sesuai yang kita tanam.

Niat mutlak harus ada dalam setiap hati manusia.Kelakuan kita tidak selalu mencerminkan niat karena siapa yang tahu hati manusi kecuali Allah.

Dari Amirul mu’minin Abu Hafs iaitu Umar bin Al-khaththab bin Nufail bin Abdul ‘Uzza bin Riah bin Abdullah bin Qurth bin Razah bin ‘Adi bin Ka’ab bin Luai bin Ghalib al-Qurasyi al-‘Adawi r.a. berkata: Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda [3] :

“Hanyasanya semua amal perbuatan itu dengan disertai niat-niatnya dan hanyasanya bagi setiap orang itu apa yang telah menjadi niatnya. Maka barangsiapa yang hijrahnya itu kepada Allah dan RasulNya, maka hijrahnya itupun kepada Allah dan RasulNya. Dan barangsiapa yang hijrahnya itu untuk harta dunia yang hendak diperolehinya, ataupun untuk seorang wanita yang hendak dikahwininya, maka hijrahnyapun kepada sesuatu yang dimaksud dalam hijrahnya itu.”

(Muttafaq (disepakati) atas keshahihannya Hadis ini)

Hadis di atas adalah berhubung erat dengan persoalan niat. Rasulullah s.a.w. menyabdakannya itu ialah kerana di antara para sahabat Nabi s.a.w. sewaktu mengikuti untuk berhijrah dari Makkah ke Madinah, semata-mata sebab terpikat oleh seorang wanita yakni Ummu Qais. Beliau s.a.w. mengetahui maksud orang itu, lalu bersabda sebagaimana di atas.

Oleh kerana orang itu memperlihatkan sesuatu yang bertentangan dengan maksud yang terkandung dalam hatinya, meskipun sedemikian itu boleh saja, tetapi sebenarnya tidak patut sekali sebab saat itu sedang dalam suasana yang amat genting dan rumit, maka ditegurlah secara terang-terangan oleh Rasulullah s.a.w.

Bayangkanlah, betapa anehnya orang yang berhijrah dengan tujuan memburu wanita yang ingin dikahwin, sedang sahabat beliau s.a.w. yang lain-lain dengan tujuan menghindarkan diri dari amarah kaum kafir dan musyrik yang masih tetap berkuasa di Makkah, hanya untuk kepentingan penyebaran agama dan keluhuran Kalimatullah.

Bukankah tingkah-laku manusia sedemikian itu tidak patut sama-sekali.

Jadi oleh sebab niatnya sudah keliru, maka pahala hijrahnya pun kosong.  Lain  sekali  dengan  sahabat-sahabat  beliau  s.a.w.  yang dengan  keikhlasan  hati  bersusah  payah  menempuh jarak yang demikian  jauhnya   untuk   menyelamatkan   keyakinan   kalbunya, pahalanya pun besar sekali kerana hijrahnya memang dimaksudkan untuk mengharapkan keredhaan Allah dan RasulNya. Sekalipun datangnya Hadis itu mula-mula tertuju pada manusia yang salah niatnya ketika ia mengikuti hijrah, tetapi sifatnya adalah umum. Para imam mujtahidin berpendapat bahwa sesuatu amal itu dapat sah dan diterima serta dapat dianggap sempurna apabila disertai niat. Niat itu ialah sengaja yang disembunyikan dalam hati, ialah seperti ketika mengambil air sembahyang atau wudhu’, mandi shalat dan lain-lain sebagainya.(Riyadhus Shalihin)

Maka berhati-hatilah atas semua kerjaan kita yang kelihatanya kita didedikasikan kepada Allah tapi nyatAnya bukan untuk Allah.maka Kawan bersiaplah untuk berjuang supaya segala perbuatan kita hanya berlandaskan ingin mendapat ridha Allah bukan ingin untuk apapun didunia ini.

Posted Mei 28, 2011 by sunandarajang in Uncategorized

Maafku Atau Maafmu   18 comments

Sekarang atau nanti apakah hatiku akan tetap seperti ini?

Hatiku selalu seperti ini

Kadang cemas,tenang ataupun gelisah

tapi apakah aku harus seprti ini terus?

Aku merasa benar orang lain berkata “salah”

Aku ungkapkan kekesalan orang lain malahan berbalik kesal

Aku berkata aku marah orang lain berkata “saya marah juga”

Aku bilang  ada perubahan, orang lain bilang “biasa aja  mungkin hanya perasaan kamu aja”

Aku marah ada sebabnya tapi orang lain bilang “aneh saya ga berbuat apa-apa terhempas angin kemarahan”

Aku cuekan,orang lain pun cuek tidak mau mengintrofeksi diri karena menganggap paling benar

apakah ada jawaban pasti dari setiap peristiwa yang terjadi?

Ya Allah

Kalau orang lain menyalahkanku maka aku terima degan maafku yang sudah ku buka walau rajanya raga masih ada yang tergores

Tapi kalau aku menyalahkan orang lain tanpa sebab maka maafmu (orang lain) yang ku harapkan agar bisa terjaga tali silaturahmi.

Kalau aku merasa paling benar dan tidak mau introfeksi diri maka yang aku harapkan maafMu dan menerima maafku.

Posted Oktober 20, 2010 by sunandarajang in Uncategorized

Islamic Calendar   3 comments

Posted Oktober 17, 2010 by sunandarajang in Uncategorized

MARHABAN BULAN PENUH BERKAH   7 comments

“Maaf nih baru buat coretan lagi

Ini juga bukan tulisan tapi hanya permintaan maaf saja”

Ramadhan yang penuh berkah telah datang

Bersihkan diri sucikan jwa dari semua dosa

Saling membebaskan kesalahan yang pernah dibuat adalah sesuatu yang begitu dahsyat

Di bulan ini saya mau minta maaf  bila selama ini tulisaan atau komentar saya ada yang menyayat hati para rekan-rekan di word press.

Datangnya kesalahan dari kita dan setan

Datangnya kebenaran hanya dari Allah SWT

Selamat menuanaikan ibadah puasa kepada rekan-rekan wordpress semuanya

PENGALAMAN PERTAMA TARAWIH

Hari ini semua umat islam bergembira menyambut bulan yang penuh berkah,saya  bermaksud untuk melakuakn tarawih keliling ehh malah terjebak,saya lihat malam yang biasanya sepi dari kegiatan ibadah  sekarang semua mushola dan mesjid penuh sampai-sampai saya harus mencari dimana mushola dan mesjid yang bisa ada tempat untuk kita sholat akhirnya saya kembali dan sholat tarawihnya dimesjid dekat rumah saja,perjuangan untuk tarawih keliling gak jadi dehhh.

Posted Agustus 11, 2010 by sunandarajang in Uncategorized

AWAL DIBANGGAKAN AKHIR MENGECEWAKAN   24 comments

Semula bangga dengan prilakunya

Bangga dengan kepeduliannya

Bangga dengan kebaikannya

Bangga dengan semua apa yang ada pada dirinya

Sekarang kecewa dengan prilakunya

Kecewa dengan kebohongannya

Kecewa dengan penghianatanya

Dan kecewa dengan semua apa yang ada pada dirinya

Dulu dia membela,membantu

Berusaha semaksimal mungkin untuk kebaikan

Sekarang dia lebih membela orang lain

Berusaha mengangkat harga diri orang lain

Padahal ada hati yang sangat memerlukan

Kepedulian dan pertolongan dari mu

Wahai sang manusia

Yang dulu begitu dibanggakan sekarang yang begitu mengecewakan

Posted Juli 6, 2010 by sunandarajang in Uncategorized

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.